
Segala usaha dikerahkan oleh Pak Sunarto demi anak nya. Opi, sejak usia 3 bulan ia alami kelumpuhan. Makin miris karena di usia pertumbuhannya ia juga harus kehilangan sang ibu selamanya. Kini ia hanya bisa beraring di tempat tidur sambil menunggu Pak Sunarto pulang kerja sebagai porter.
Bermula sejak bayi Opi alami demam dan kejang hebat hingga dilarikan ke Rumah Sakit, namun pengobatannya sangat panjang dan menelan biaya besar, bukan tidak mau berusaha lebih tapi sang ayah yang hanya seorang porter stasiun tanpa gaji hanya mampu membawa Opi berobat alakadarnya sampai sekarang.
Belasan tahun sang ayah menggantungkan kehidupannya bersama Opi kepada para penumpang kereta yang bersedia barangnya ia bawakan dengan tarif seikhlasnya.
“Saya harus kuat. Kalau nggak kuat, gimana dengan anak saya?” ujar Pak Sunarto dalam senyum getirnya.
Meski tubuhnya lelah mengangkat barang-barang penumpang, perutnya lapar dan lemas, Pak Sunarto tak menyerah. Baginya, semua akan dilakukan demi bisa menghidupi sang anak dengan baik.
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.
Terima kasih Orang Baik, teruslah jadi lentera untuk sekitarmu,
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik