ImageRatusan Benjolan, Sejuta Perjuangan Pak Karminto...
Image

Ratusan Benjolan, Sejuta Perjuangan Pak Karminto

Rp 0 terkumpul dari Rp 75.000.000
0 Donasi 2 bulan, 2 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

"Yang paling sakit bukan cuma benjolan di tubuh ini. Tapi ketika orang-orang menjauh karena mengira penyakit saya menular"  

sudah puluhan tahun pak karminto hidup dengan ratusan benjolan di seluruh tubuhnya, Penyakit yang dideritanya didiagnosis sebagai Neurofibroma atau tumor jaringan saraf, kondisi yang tak hanya mengubah penampilannya, tetapi juga mengubah cara orang memandang dirinya. 

Benjolan itu muncul sejak ia masih remaja. Saat itu, Pak karminto sempat menjalani pengobatan dengan harapan bisa sembuh dan menjalani hidup seperti remaja lainnya.Namun harapan itu tak kunjung datang. Beberapa waktu setelah pengobatan, benjolan kembali tumbuh, bahkan jumlahnya semakin banyak hingga menyebar ke seluruh tubuhnya hingga beliau sempat minder ketemu dan berkomunikasi sama orang 

"Mereka bilang saya seram. Katanya penyakit saya bisa menular. Banyak yang lihat saya dengan jijik. Tidak ada yang mau mempekerjakan saya. Padahal saya harus bertahan hidup," ujar pak karminto

Setiap hari, Pak karminto harus menahan rasa perih dan gatal yang tak kunjung hilang. Ia berusaha sekuat tenaga untuk tidak menggaruknya sampai pecah, karena luka terbuka dapat memicu infeksi serius yang membahayakan kondisinya.

Penolakan demi penolakan membuatnya kesulitan mencari nafkah.beliau bekerja sebagai kuli batu, itupun kalau ada yang menyuruhnya,karena tidak semua orang mau menerimanya, 

Mirisnya, dalam kondisi seperti itu pak karminto masih harus berjuang merawat ibunya seorang diri di rumah yang sederhana,mereka hidup berdua dan kondisi ibu nya sudah sangat tua dan rentan sakit,

“Bisa makan saja sudah syukur,soale ibu juga sudah tua mas sering sakit sakitan, kalau saya berobat, uangnya dari mana?,” ucapnya lirih.

pak karminto kerja serabutan sebagai kuli dengan upah 50 - 60 sehari, itupun tidak setiap hari ada,hanya demi ibunya lah pak karminto berjuang tuk merawat dan bertahan hidup, 

 Selama ini Pak karminto terbiasa menahan sakit, menahan tatapan orang, bahkan menahan kesepian. Mungkin kita tak bisa menghapus semua lukanya, tapi kita bisa membantu meringankan beban yang ia pikul hari ini. 

Baca selengkapnya ▾

  • October, 22 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close